
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Jenis Sensor | Sensor Tekanan Oli |
| Teknologi | Transduser tekanan berbasis MEMS |
| Kisaran Tekanan | 0–1000 kPa (dapat disesuaikan) |
| Akurasi | ± 0,5% FS (10 ° C – 85 ° C), 3 % f ( 40 ° C – 150 ° C) |
| Suhu Operasi | -40 ° C hingga + 150 ° C |
| Sinyal Keluaran | 0,4–4,65V (analog) atau PWM (digital) |
| Tegangan Pasokan | 4,75–5,25 VDC |
| Perlindungan tegangan lebih | 18 VDC |
| Perlindungan Polaritas Terbalik | -14 VDC |
| Perlindungan Hubung Pendek | Iya |
| Perlindungan EMC/ESD | Sesuai dengan IEC 61000-6-2 |
| Ketahanan Getaran | 10–2000 Hz, >20g |
| Ketahanan Guncangan | 50g |
| Penyegelan | Peringkat IP67 |
| Pemasangan | Antarmuka berulir M14 × 1.5 |
| Bahan Perumahan | Paduan aluminium |
| Kepatuhan | RoHS, REACH, ISO 7637-2 |
Sensor Tekanan Oli Mesin Otomotif adalah komponen keselamatan penting dalam mesin pembakaran internal modern, yang dirancang untuk terus memantau tekanan oli dalam sistem pelumasan engine dan mengirimkan data yang tepat ke Unit Kontrol Engine (ECU). Sensor ini menggunakan teknologi MEMS (Micro-Electro-Mechanical Systems) canggih untuk mengubah fluktuasi tekanan oli menjadi sinyal listrik yang sangat akurat, memungkinkan deteksi langsung kondisi tekanan rendah yang dapat menyebabkan kerusakan mesin bencana. Tidak seperti sensor mekanis tradisional, desain berbasis MEMS menghilangkan bagian yang bergerak, memastikan kinerja yang konsisten di rentang suhu ekstrem (-40°C hingga +150°C) dan lingkungan getaran tinggi yang khas pada kendaraan tugas berat.
Algoritme kompensasi titik nol dan suhu yang cerdas secara otomatis menyesuaikan penyimpangan termal, mempertahankan akurasi skala penuh ±0,5% antara 10°C dan 85°C—sangat penting untuk engine yang sesuai dengan emisi yang beroperasi dalam kondisi beban dinamis. Sensor ini memiliki mekanisme perlindungan yang komprehensif: pengamanan tegangan lebih (18V DC), resistansi polaritas terbalik (-14V DC), dan pencegahan hubung singkat, memastikan integritas operasional dalam sistem kelistrikan otomotif yang kompleks. Seluinnya dengan peringkat IP67 memberikan penyegelan lengkap terhadap oli, debu, dan kelembapan, memperpanjang masa pakai sebesar 40% dibandingkan dengan sensor standar.
Untuk OEM otomotif global, sensor ini menawarkan penyesuaian penuh di 12 parameter utama termasuk rentang tekanan (0–1000 kPa), format sinyal keluaran (0,4–4,65V atau PWM), konfigurasi pemasangan (ulir M14×1,5), dan bahan rumah (aluminium/baja). Tim teknik berkolaborasi dengan klien untuk mengoptimalkan kurva kalibrasi untuk arsitektur engine tertentu, memastikan integrasi yang mulus dengan sistem ECU dari pemasok utama seperti Bosch dan Delphi. Sebagai produsen terkemuka di China, perusahaan menyediakan dukungan R&D end-to-end—mulai dari pembuatan prototipe awal hingga produksi massal—yang didukung oleh sertifikasi ISO 9001 dan IATF 16949. Setiap unit menjalani pengujian otomatis 100% terhadap standar SAE J1939 di fasilitas seluas 50.000 meter persegi, dengan ketertelusuran penuh dari bahan baku hingga perakitan akhir. Dokumentasi teknis termasuk laporan FMEA dan sertifikat pengujian lingkungan mempercepat waktu ke pasar sekaligus mengurangi klaim garansi melalui daya tahan yang unggul.










Ulasan
Belum ada ulasan.