
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Jenis Sensor | Sensor Sudut Kemudi |
| Teknologi penginderaan | Efek Aula |
| Sinyal Keluaran | Digital (CAN Bus) |
| Antarmuka | Konektor CAN standar |
| Tegangan Operasi | 8–16 VDC |
| Suhu Operasi | -40 ° C hingga + 150 ° C |
| Suhu penyimpanan | -40 ° C hingga + 130 ° C |
| Pasokan Arus | <25 mA |
| Rentang Pengukuran | Dapat dikonfigurasi (misalnya, ±750°, ±900°) |
| Akurasi | ± 0,5 ° skala penuh |
| Histeresis | <0,3° |
| Protokol Komunikasi | BISA 2.0A/B |
| Kalibrasi | Kalibrasi online didukung |
| Pembaruan Firmware | Dukungan bootloader |
| Dukungan Diagnostik | Pelaporan kode kesalahan melalui analisis sinyal |
| Metode Pemasangan | Pemasangan langsung pada kolom kemudi atau rakitan sakelar |
| Bahan | Perumahan polimer suhu tinggi |
| Kepatuhan | RoHS, REACH, ISO 7637-2, AEC-Q100 Kelas 1 |
Sensor Sudut Kemudi adalah komponen penting dalam sistem keselamatan kendaraan modern dan bantuan pengemudi, yang dirancang untuk mengukur posisi sudut dan kecepatan rotasi roda kemudi. Biasanya dipasang di ujung kolom kemudi atau diintegrasikan ke dalam rakitan sakelar kombinasi, di mana ia mendeteksi input kemudi pengemudi dan mengirimkan data ini melalui bus CAN (Controller Area Network) ke Unit Kontrol Kendaraan (VCU), Program Stabilitas Elektronik (ESP), dan Sistem Bantuan Pengemudi Lanjutan (ADAS). Informasi ini memungkinkan kontrol dinamika kendaraan yang tepat—seperti koreksi laju yaw, kontrol traksi, dan pemusatan jalur otomatis—meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Sensor ini menggunakan teknologi penginderaan efek Hall canggih, yang memberikan linearitas tinggi, histeresis rendah, dan stabilitas jangka panjang yang sangat baik. Tidak seperti sensor potensiometrik, desainnya yang non-kontak menghilangkan keausan mekanis, menghasilkan masa pakai yang lebih lama dan keandalan yang lebih tinggi saat penggunaan terus menerus. Sensor ini mendukung pengukuran sudut absolut, yang berarti dapat menentukan sudut kemudi yang tepat bahkan setelah siklus daya—tanpa memerlukan kalibrasi ulang. Fitur ini sangat penting untuk aplikasi seperti bantuan parkir, pengereman darurat otomatis, dan mengemudi otonom, di mana umpan balik yang konsisten dan akurat diperlukan setiap saat.
Ini memiliki desain anti-torsi bawaan yang mengurangi ketahanan torsi selama kemudi, meminimalkan kebisingan, dan meningkatkan kehalusan nuansa kemudi. Sensor ini tidak memerlukan koneksi baterai setelah dimatikan; setelah dihidupkan, sensor ini segera mengeluarkan data sudut tanpa penundaan—memastikan respons sistem yang cepat. Desainnya yang ringkas dan modular memungkinkan pemasangan yang mudah tanpa mengganggu komponen kemudi yang ada, sementara rumahnya yang kokoh memastikan daya tahan di lingkungan yang keras di bawah kap.
Sensor ini mendukung beberapa rentang sudut—yang dapat dikonfigurasi untuk mobil penumpang, kendaraan komersial, dan truk tugas berat—menjadikannya serbaguna di berbagai platform kendaraan. Ini juga mencakup dukungan kalibrasi online, memungkinkan penyetelan pabrik agar sesuai dengan karakteristik roda kemudi dan persyaratan aplikasi tertentu. Fungsionalitas bootloader memungkinkan pembaruan firmware secara over-the-air, mengurangi biaya perawatan dan memperpanjang siklus hidup produk. Diagnostik sinyal didukung, memungkinkan deteksi dini kesalahan seperti sirkuit terbuka, korsleting, atau degradasi komponen internal.










Ulasan
Belum ada ulasan.