
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Jenis Sensor | Sensor Posisi Kursi |
| Teknologi penginderaan | Efek Aula Linier |
| Rentang Pengukuran | 0–30mm (linier), 0–20° (sudut) |
| Sinyal Keluaran | Tegangan analog / Sakelar yang dapat diprogram |
| Antarmuka | Antarmuka Arus Dua Kawat |
| Tegangan Operasi | +3V hingga +24V |
| Suhu Operasi | -40 ° C hingga + 85 ° C |
| Suhu penyimpanan | -40 ° C hingga + 130 ° C |
| Pasokan Arus | <20 mA |
| Akurasi | ± 1mm skala penuh |
| Histeresis | Rendah (< 0.5mm) |
| Fitur Perlindungan | Polaritas terbalik, tegangan lebih, perlindungan hubung singkat |
| Metode Pemasangan | Pemasangan langsung pada rel kursi atau mekanisme kait |
| Bahan | Rumah polimer tahan lama, konektor tertutup |
| Kepatuhan | RoHS, REACH, ISO 7637-2, AEC-Q100 Kelas 1 |
| Dukungan Diagnostik | Pelaporan kode kesalahan melalui analisis sinyal |
Sensor Posisi Kursi adalah perangkat pendeteksi perpindahan linier presisi tinggi yang dirancang untuk digunakan dalam sistem tempat duduk otomotif. Ini terutama dipasang pada jalur kursi barisan depan atau mekanisme penguncian kursi lipat belakang untuk memantau posisi dan pergerakan kursi. Data ini memungkinkan fungsi kendaraan canggih seperti pengaturan memori otomatis, penyebaran airbag adaptif, pengenalan profil pengemudi, dan kontrol iklim yang dioptimalkan berdasarkan postur penumpang. Dengan mendeteksi jarak tempuh kursi atau posisi sudut secara akurat, sensor ini memungkinkan Modul Kontrol Bodi (BCM) kendaraan untuk menyimpan dan menarik kembali posisi tempat duduk yang diinginkan, meningkatkan keselamatan penumpang selama tabrakan, dan meningkatkan kenyamanan kabin secara keseluruhan.
Sensor ini menggunakan teknologi penginderaan efek Hall linier, yang memberikan linearitas yang sangat baik, histeresis rendah, dan stabilitas tinggi dari waktu ke waktu. Tidak seperti potensiometer mekanis, sensor ini tidak memiliki kontak fisik antara bagian yang bergerak, sehingga masa pakai lebih lama, mengurangi keausan, dan meningkatkan keandalan saat penggunaan berulang. Sensor ini mendukung pengukuran perpindahan linier (0–30mm) dan rotasi sudut (0–20°), menjadikannya serbaguna untuk berbagai jenis kursi—seperti desain geser, berbaring, atau dapat dilipat.
Ini memiliki fungsi output sakelar yang dapat diprogram, memungkinkan pengguna untuk menentukan posisi tertentu sebagai titik “rumah” atau “preset” untuk penarikan cepat. Dengan kisaran pengoperasian suhu dari -40 ° C hingga + 85 ° C, ia bekerja dengan andal di semua musim dan iklim. Akurasi skala penuh berada dalam ± 1mm, memastikan umpan balik yang tepat bahkan selama penyesuaian halus. Rentang suplai tegangan yang luas (+3V hingga +24V) membuatnya kompatibel dengan berbagai sistem kelistrikan kendaraan, termasuk platform 12V dan 24V.
Sensor ini mencakup sirkuit perlindungan daya bawaan untuk mencegah kerusakan akibat polaritas terbalik, tegangan berlebih, atau korsleting—meningkatkan ketahanan sistem dan mengurangi biaya perawatan. Ini menggunakan antarmuka arus dua kabel standar, menyederhanakan integrasi ke dalam rangkaian kabel kendaraan yang ada. Desain modular yang ringkas memungkinkan pemasangan yang mudah tanpa mengganggu mekanika kursi, sementara rumahnya yang tahan air dan tahan debu memastikan kinerja jangka panjang dalam kondisi mengemudi di dunia nyata.










Ulasan
Belum ada ulasan.