
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Jenis Sensor | Sensor Tekanan Sekitar |
| Teknologi | Transduser tekanan berbasis MEMS |
| Kisaran Tekanan | 0–120 kPa (dapat disesuaikan) |
| Akurasi | ± 1,0% FS (-40 ° C hingga + 125 ° C) |
| Suhu Operasi | -40 ° C hingga + 125 ° C |
| Suhu penyimpanan | -40 ° C hingga + 130 ° C |
| Sinyal Keluaran | 0,4–4,65V atau 0,5–4,5V (dapat dikonfigurasi) |
| Tegangan Pasokan | 4,75–5,25 VDC |
| Perlindungan tegangan lebih | 18 VDC |
| Perlindungan Polaritas Terbalik | -14 VDC |
| Tekanan Burst | 3×P maks |
| Toleransi Tekanan Berlebih | 2×P maks |
| Beban Keluaran (Kapasitif) | Maks 470nF |
| Beban Keluaran (Resistif) | Min 4.7kω |
| Perlindungan Hubung Pendek | Iya |
| Pasokan Arus | ≤10 mA |
| Tes Bersepeda | 200.000 siklus |
| Bahan Perumahan | PBT + 30% GF (Polybutylene Terephthalate dengan Serat Kaca) |
| Peringkat Perlindungan | IP67 |
| Antarmuka Pemasangan | Koneksi berulir, konektor khusus tersedia |
| Dimensi | Desain yang ringkas, dioptimalkan untuk ruang ruang engine yang sempit |
| Kepatuhan | RoHS, REACH, ISO 7637-2 |
Sensor Tekanan Sekitar Otomotif adalah komponen penting yang digunakan pada kendaraan modern untuk memantau perubahan tekanan atmosfer, memberikan data penting untuk manajemen mesin, kontrol iklim, dan sistem mengemudi yang sadar ketinggian. Biasanya dipasang pada sasis kendaraan atau di bawah kap mesin, sensor ini terus mengukur tekanan udara sekitar dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang dikirim ke unit kontrol elektronik (ECU) kendaraan. Informasi ini memungkinkan ECU untuk menyesuaikan injeksi bahan bakar, waktu pengapian, dan tekanan dorongan turbocharger berdasarkan ketinggian dan kondisi cuaca—memastikan kinerja engine, efisiensi bahan bakar, dan kepatuhan emisi yang optimal di berbagai wilayah geografis.
Memanfaatkan teknologi MEMS (Micro-Electro-Mechanical Systems) yang canggih, sensor ini memberikan akurasi tinggi, stabilitas jangka panjang, dan keandalan yang luar biasa dalam berbagai kondisi lingkungan. Ini mempertahankan akurasi skala penuh ± 1,0% di berbagai kisaran suhu (-40 °C hingga +125 °C), memastikan kinerja yang konsisten di iklim ekstrem dari panas gurun hingga dingin Arktik. Algoritme kompensasi titik nol dan suhu yang cerdas secara otomatis mengoreksi penyimpangan termal dan variasi lingkungan, meminimalkan kesalahan pengukuran dari waktu ke waktu. Dengan kinerja EMC/ESD yang sangat baik, ia menahan interferensi elektromagnetik dan pelepasan muatan listrik statik yang umum di lingkungan otomotif, memastikan transmisi sinyal yang stabil bahkan dalam kondisi kebisingan tinggi.
Sensor ini memiliki mekanisme perlindungan yang komprehensif: tegangan lebih (18V DC), polaritas terbalik (-14V DC), resistansi hubung singkat, dan toleransi tekanan pecah maks 3×P, memastikan daya tahan dalam sistem kelistrikan yang kompleks. Selubungnya dengan peringkat IP67 memberikan penyegelan lengkap terhadap kelembaban, debu, dan kotoran jalan, sehingga ideal untuk digunakan di lokasi di bawah kap mesin dan di bawah sasis yang terkena getaran, guncangan, dan paparan bahan kimia. Ukuran yang ringkas dan desain modular memungkinkan integrasi yang mudah ke dalam arsitektur kendaraan yang ada, dengan opsi yang dapat disesuaikan untuk rentang tekanan, sinyal keluaran (0,4–4,65V atau 0,5–4,5V), dan dimensi fisik untuk memenuhi persyaratan khusus OEM.










Ulasan
Belum ada ulasan.